1
POPSKatrina Kriminal: poor, former renter, black Warning - you may not want to read this since it is about racial bias and elitism's effects in America. Four years ago Katrina laid bare the depth of racism and elitism in not just New Orleans, Louisiana but in the USA. Reminds me of why we tolerate genocide in the Sudan, high crime and homicide rates in predominately Black-American neighborhoods, and very high infante mortality in the Black and or poor America.
0
POPSRopstvo 21.veka "Zlostavljanje i eksploatacija najnedužnijih i najbespomoćnijih posebno je zlo. Žrtve trgovine ljudima vide malo od života prije nego što vide njegovu najgoru stranu – podzemlje brutalnosti i usamljenog straha."
0
POPS Fachry Albar Tak Terbukti, Boleh Pulang Menurut dia, kasus Fachry sangat berbeda dengan kasus ayahnya. "Ada dugaan kuat Ahmad Albar dengan sengaja menyembunyikan tersangka Jenny. Ketika digrebek dia ada, Jenny pun ada, dan uji urine Ahmad Albar positif," ucapnya. Dia menambahkan, dalam pekan ini akan diadakan rekonstruksi penggrebekan di rumah Ahmad Albar di Jalan Kedondong, Cinere, Depok, Jawa.Barat.
0
POPSAhmad Albar Ditahan, Fahri Albar Diburu Sementara itu, pemeriksaan terhadap Ahmad Albar di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) di kawasan Cawang, Jakarta Timur, berlangsung hingga Rabu (28/11) dini hari. Belum diperoleh keterangan seputar pemeriksaan tersebut. Beberapa artis yang sempat datang, tak memberikan keterangan saat keluar dari Gedung BNN. Mereka mengaku belum bertemu dengan Ahmad Albar. Selang beberapa saat, tiga tersangka warga Malaysia yang ditangkap karena menyimpan ribuan butir ekstasi di Apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat, terlihat meninggalkan Gedung BNN menggunakan dua buah mobil.(ADO/Deden Yulianes)
0
POPSIyek Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional Jika memang ia menyembunyikan seorang buronan maka besar kemungkinan artis ini akan ditahan. Polisi juga terus menyelidiki keterlibatan Iyek dalam jaringan ekstasi internasional yang melibatkan beberapa warga negara Malaysia. Pekan lalu, polisi menemukan 490 ribu ekstasi dan menangkap lima tersangka termasuk dua WN Malaysia. Tiga WN Malaysia dinyatakan buron dan diduga salah satunya menginap di rumah Iyek. Kasus ini juga menyeret dua karyawan Bea dan Cukai Tanjung Priok sebab diduga ikut membantu masukkan ratusan ribu ekstasi dari Malaysia yang dicampur dengan jagung. (*/boo)