0
POPSJazuli Ingin Gratiskan Sekolah di Kabupaten Tangerang
Jazuli mengemukakan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang tidak kurang dari Rp 1,6 trilyun. "Sampai saat ini saya masih bertanya-tanya, mengapa APBD sebesar itu tidak mampu mensejahterakan masyarakat Tangerang. Sekolah-sekolah masih mahal, Puskesmas masih sedikit, bahkan masih ada warga yang terkena Muntaber hingga 60 orang dalam satu desa, seperti yang terjadi di desa Tanjung Pasir di Teluk Naga." ujar Jazuli. Dalam kesempatan itu Jazuli menyampaikan keinginannya untuk menggratiskan sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP. "Kita tidak ingin anak-anak kita menjadi bodoh karena tidak bisa sekolah akibat tingginya biaya sekolah," tukas Jazuli. Lebih lanjut jazuli mengatakan, apa yang ia sampaikan bukanlah sesumbar janji belaka tapi komitmen dan azzam (niat yang kuat) untuk menjadikan Tangerang lebih maju. Jazuli pun manyampaikan kondisi kota lain di sekitar Kabupaten tangerang yang memiliki perhatian serius terhadap masalah pendidikan. Kota Tangerang dan Serang
0
POPSJazuli-Airin Siap Perjuangkan Nasib Perempuan Tangerang Jazuli tidak hanya punya komitmen tapi telah mewujudkannya dalam bentuk pemilihan calon wakilnya yang seorang perempuan satu-satunya menjadi kandidat pemimpin Kabupaten Tangerang. “Coba diperhatikan baik-baik, kenyataannya adalah bahwa satu-satunya calon Wakil Bupati Tangerang adalah Ibu Airin, yang merupakan wakil saya. Ini merupakan wujud keberpihakan saya kepada kaum perempuan,” urainya disambut tepuk tangan hadirin. Jazuli menjelaskan, ada sejumlah program yang telah disiapkannya bersama Airin untuk memajukan dan memberdayakan kaum perempuan di Tangerang, sehingga dapat setara dengan kaum pria. “Salah satunya adalah pendidiran gratis dari SD sampai dengan SMP. Melalui jalur pendidikan, kesempatan kaum perempuan untuk lebih maju terbuka lebar,” cetusnya.
0
POPSYakin Menang, Jazuli Anti Money Politic Untuk itu, Anggota Komisi II DPR RI itu mengajak kepada seluruh warga Kabupaten Tangerang untuk menggunakan hak pilih sesuai dengan keinginan hati, tanpa harus dipengaruhi oleh adanya politik uang. “Jangan kita korbankan pembangunan di Kabupaten yang kita cintai ini dengan Rp50.000. Dan kalau ada yang bagi-bagi uang, ambil saja uangnya jangan pilih orangnya,” tegas Jazuli yang berpasangan dengan Airin Rachmi Diany. Jazuli menjelaskan, bahwa dirinya tidak setuju kalau money politic itu hanya dikhususkan untuk pemberian berupa uang. Ia melihat banyak cara dan model money politic yang dilakukan kandidat yang biasanya takut kalah. “Ada yang berupa uang cash, tapi ada juga bentuk pemberian sumbangan atau bantuan yang menggunakan kedok tertentu,” ungkapnya.
0
POPSJazuli Siapkan Layanan Kesehatan Jemput Bola
Jazuli menuturkan, saat berkunjung ke daerah-daerah pinggiran di Kabupaten Tangerang dirinya seringkali menerima keluhan warga mengenai besarnya biaya untuk berobat ke Puskesmas. “Berobatnya memang gratis, tapi biaya untuk sampai ke Puskesmas itu yang kami tidak sanggup,” jelas Jazuli menirukan pengaduan warga. Untuk itu, selain memberikan layanan kesehatan keliling, Jazuli juga akan memprioritas programnya pada pembangunan infrastruktur terutama jalan-jalan yang memudahkan akses bagi warga untuk dapat beraktivitas, baik secara kualitas maupun kuantitas, tidak sekadar tambal-sulam. Untuk lebih mengefektifkan layanan kesehatan, Jazuli memandang perlu pengaktifan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Bagi anggota Komisi II DPR RI itu, Posyandu merupakan bentuk layanan kesehatan jemput bola. “Intinya kita akan lebih mendekatkan pelayanan kesehatan dengan warga, sehingga warga betul-betul terlayani dan sama sekali tidak terbebani,” urainya. Hal lain yang disampaikan Jazuli terkait den